Kue Muffin



Di negara-negara benua eropa jajanan pasar seperti muffin menjadi jajanan pasar tradisional yang sangat umum. Namun, negara atau tanah air cinta Indonesia kita ini kue seperti ini masih dijadikan kue camilan saat sore hari. Kue ini sangat cocok sebagai makanan sumber energi di pagi hari.

Ada beragam isian yang bisa kita pilih sendiri dan disesuaikan dalam bahan campuran muffin ini, misal nih: keju, daging asap, choco chips, serutan wortel, dan juga kismis boleh. Cara membuatnya, baca bareng yuk:

Bahan-bahan untuk kue muffin:

  • 240 gram, Tepung terigu serbaguna
  • 100 gram, Gula pasir
  • 1 sdm, Baking powder
  • 1 sdt, Garam
  • 240 ml, Susu segar atau UHT tawar
  • 1 sdt, Ekstrak vanili
  • 2 butir, Telur ayam
  • 4 sdm, Mentega
  • 150 gr, Kismis
  • 1 sdt, Kayumanis bubuk
  • 1/2 sdt, Pala bubuk

Cara membuatnya:

  • Awal langkah, panaskan oven sampai suhu 200 ºC
  • Selanjutnya, campurkanlah tepung, baking powder, garam, kayu manis dan kemudian pala.
  • Setelah itu lelehkan mentega, biarkan dingin sampai suhu ruangan yang sesuai, akan tetapi ingat janganlah membeku kembali.
  • Pecahkan telur pada mangkuk yang sudah disediakan dan terpisah, tambahkan gula, susu, kismis dan vanili.
  • Setelah siap, masukkan sedikit mentega cait pada adonan telur sampai susu dan kemudian aduk rata perlahan sampai semua bahan tercampur.
  • Sudahkah tercampur, barulah masukkan adonan cair ke adonan tepung, lalu aduk secara perlahan tidak lebih dari durasi 10 detik. Nah, baru masukkan segera ke dalam cetakan muffin yang telah diolesi mentega dan baru panggang selama durasi waktu 20 menit.
  • Tahap akhir, keluarkanlah kue muffin dari oven, sajikanlah selagi hangat.

Kue Pandan Bolu


Untuk mendapatkan bolu pandan yang bagus dengan mengambang sempurna dan bertekstur lembut. Ingat pastikan memakai telur bersuhu ruangan khusus (jangan baru dikeluarkan dan lemari es), kemudian kocok telur sampai benar-benar mengembang barulah dicampur dengan bahan kering lainnya.

Selain itu, janganlah sampai lupa untuk memanaskan oven terlebih dahulu sebelum adonan siap dipanggang. Satu lagi jangan sampai biarkan adonan yang siap dipanggang terlalu lama berada di suhu ruangan.

Hal seperti ini akan menyebabkan adonan turun dan mengalami bantat ketika saat sudah matang. Langsung coba untuk membuatnya yuk sahabat kuliner:

Bahan-bahan untuk membuat kue bolu pandan:

  • 6 butir, Telur ayam
  • 150 g, Gula halus
  • 100 g, Mentega dan kemudian lelehkan
  • 1 sdt, Pasta pandan
  • 1 sdm, Air daun suji
  • 150 gr, Tepung terigu
  • 1/2 sdt, Baking powder

Cara membuatnya:

  • Langkah awal, kocok telur dan gula sampailah mengembang, kemudian baru masukkan terigu yang sudah diayak dengan bersamaan baking powder dengan perlahan-lahan, dan bergantian dengan mentega yang udah leleh tadi sudah disiapkan.
  • Selanjutnya, masukkanlah pasta pandan dan air daun suji, aduklah sampai merata sempurna.
  • Kemudian siapkanlah sebuah loyang bundar yang telah diolesi mentega dan ditaburi sedikit tepung terigu. Barulah tuangkan adonan bolu ke dalam loyang tersebut.
  • Panggang dalam sebuah oven dengan suhu 180 ºC selama durasi waktu 30 menit.
  • Tahap air, keluarkan kue bolu dari loyang, dan potong-potong dan sajikanlah selagi hangat.

Jajanan Pasar Kue Awuk-Awuk


Kue ini dikategorikan ke dalam jajanan pasar (basah) yang mempunyai rasa yang begitu manis, legit dan sedikit gurih. Untuk membuatnya biasa memakai tepung ketan dan gula pasir.

Kemudian kelapa tua yang diparut dicampurkan dengan tepung ketan serta bahan-bahan dasar lainnya, setelah tercampur merata maka adonan ini dikukus sampai matang.

Kelapa parut inilah yang menjadikan kue awuk-awuk mempunyai tekstur sedikir kasa saat diolah oleh mulut. Cara membuatnya, mari simak resep di bawah ini:

Bahan-bahan untuk membuat kue awuk-awuk:

  • 150 gram, Tepung ikan
  • 150 gram, Gula pasir
  • 200 gram, Kelapa parut sedang
  • 10 gram, Garam
  • Vanili bubuk (secukupnya)
  • Perwarna merah atau hijau (sesuai selera dan secukupnya)

Cara membuatnya:

  • Langkah awal, campurlah semua bahan menjadi satu, kemudian baru aduklah dengan merata.
  • Kalau ingin memakai warna, aduklah kelapa parut dengan pewarna yang sudah disiapkan lebih awal, setelah merata sempurna masukkan gula pasir, tepung ketan, garam, dan vanili, dan terakhir aduk rata.
  • Selanjutnya tuangkan ke dalam loyan dengan ukuran 24 x 24 x 4 cm yang sudah dialasi dengan daun pisang atau plastik.
  • Barulah kukus ke dalam panci pengukus, dengan durasi waktu kurang lebih selama 35 menit sampai matang.
  • Kemudian angkat dan biarkanlah dingin.
  • Terakhir barulah dipotong-potong, siap untuk disajikan makan bersama keluarga sambil nobar.


Kue Putri Noong


Noong sendiri berasal dari tanah airnya Sunda, dan artinya sendiri dapat diartikan “mengintip sedikit.” Jajanan tradisional ini pada umumnya warnanya berbagai macam sehingga akan menarik penikmat kuliner. Yang bikin kue ini enak adalah terdapat pisang rebus yang ada didalamnya yang mengintip dari dalam ketika dipotong.

Di luarnya suka dilapisi dengan kelapa parut rebus, sehingga dianalogikan mirip dengan putri yang suka mengintip di bawah turunnya salju. Bahan pembuatannya sejenis dengan pembuatan getuk, yakni sebuah singkong.

Pisang yang digunakan, pisang tunduk atau pisang nangka juga bisa, ketika direbus menghasilkan rasa asam dan ada manisnya juga. Cara pembuatannya kue ini, yuk intip resep di bawah ini:

Bahan-bahan untuk membuat kue putri noong:

  • 1 kg, Singkong yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong
  • Daun pisang beberapa lembar saja
  • 200-250 ml, Santan
  • 250 gr, Gula pasir
  • 1 bks (7g), Agar-agar
  • 1/2 sdt, Garam
  • 100-150 gr, Kelapa parut kering
  • 4 bh, Pisang tanduk (kukus 15 menit)
  • Kelapa parut segar, lalu dikukus dan ditambahkan garam sedikit

Cara membuatnya:

  • Langkah awal panaskan panci kukus bersamaan dengan air yang cukup.
  • Kemudian blender singkong yang sudah dipotong-potong bersamaan dengan santan, isi sedikit demi sedikit sampai halus.
  • Setelah selesai, kemudian baru campurlah dengan bahan yang sudah siap, seperti santan, gula pasir, agar-agar, kelapa parut, dan terakhir garam.
  • Bersihkanlah daun pisang, lalu bakar sedikit di atas sebuah api dengan tujuan agar lemas, dan selanjutnya bentangkan.
  • Beberapa taruh sendok adonan singkong, kemudian berilah pisang kukus pada tengah-tengahnya.
  • Gulung-gulung dengan hati-hati, dan barulah kukus sampai matang.
  • Setelah digulung, coba biarkanlah dingin di dalam suhu ruangan, kemudian baru potong-potong.
  • Tahap akhir, gulingkan ke dalam kelapa parut kukus.

Jajanan Pasar Kue Cucur


Kue ini juga merupakan salah satu jajanan pasar tradisional Indonesia. Dalam tradisi daerah lain seperti Gorontalo, masyarakatnya hanya mengkonsumsi dan memproduksi kue cucur ketika panen padi datang.

Merekan namakan kue ini dengan sebutan nama tutulu. Cara membuatnya, ada di bawah ini resep kue cucur yang menggugah selera:

Bahan-bahan untuk membuat kue cucur:

  • 125 gram, Tepung beras
  • 30 gram, Tepung terigu dengan protein sedang
  • 125 gram, Gula merah
  • 2 lembar, Daun pandan
  • 230 ml, Air
  • 1/4 sdt, Garam

Cara membuatnya:

  • Langkah awal, didihkan air, gula merah dan daun pandan tunggulah sampai gula terlarut, setelah itu saring dan coba diamkan sampai hangat.
  • Campur tepung bers, tepung terigu, dan garam masukkan ke dalam mangkuk yang berbeda, aduk-aduk dan tuangkan 1/2 bagian air gula sampai tercampur merata.
  • Tepuk-tepuklah dengan tangan dengan durasi waktu kurang lebih 25 menit. Kemudian masukkan sisa dari air gula, lalu teruskan lagi dengan menepuk adonan menjadi sangat ringan.
  • Panaskan sebuah wajan yang kecil di atas api sedang, setelah itu bisa dimasukkan 50 ml minyak goreng ke dalamnya, diamkan sampai memanas. Tuangkanlah sampai 1 sendok sayur adonan ke dalam wajan tersebut, dan bisa didiamkan sampai berbebntuk renda di sekitar kue.
  • Siramlah minyak panas ke bagian tengah adonan, lalu tusuklah dengan sebuah lidi dengan tujuan agar adonan mentah yang berad di dalam mengalir ke kelluar. Kemudian bisa dilanjutkan menyiram-nyiram minyak ke atas kue sampai matang.
  • Terakhir, teruskan dengan angkat, dan setelah itu ulangi adonan yang sudah tercipta tadi sampai gak tersisa.

Kue Talam


Jajanan pasar tradisional Indonesia ini banyak versinya, rasa maniis dan legit dengan gurihnya santan berpadu kuat di kue yang satu ini. Karena kuatnya rasa gurih, kue talam bagusnya disajikan dalam porsi mangkok atau potongan yang kecil-kecil (finger food).

Sehingga tidak ada rasanya muak sama sekali, kalau mengkosumsinya dengan jumlah banyak.

Untuk membuatnya gak perlu juga bahan-bahan yang rumit. Semua bahan mudah ditemukan di pasar tradisional. Waktu yang dibutuhkan gak perlu lama-lama. Malah kurang dari 1 jam. Untuk cara pembuatannya, mari kita simak di bawah ini:

Bahan-bahan untuk membuat kue talam:

  • 300 ml, Santan dari 1 buah kelapa
  • 150 ml, Air kelapa
  • 100 g, Gula pasir
  • 1/4 sdt, Garam
  • 100 g, Tepung beras
  • 30 g, Tepung sagu
  • 1 sdt, Pasta pandan
  • 50 g, Gula merah yang dilarutkan dalam 25 ml air, lalu rebus sampai kental

Cara membuatnya:

  • Langkah awal, bahan-bahan yang sudah tersedia seperti, santan, air kelapa, gula pasir dan garam tersebut direbus hingga mendidih.
  • Kemudian tuang rebusan santan, lalu masukkan ke dalam campuran tepung beras dan tepung sagu (sudah diayak) sedikit demi sedikit sambil diuleni air kelapa.
  • Bagi adonan tersebut menjadi dua adonan: Satu bagian ditambahkan air gula merah, aduk rata. Untuk bagian akhir ditambahkan air kelapa.
  • Untuk tahap akhir, tuang satu lapis adonan cokelat ke dalam cetakan mangkok kue talam, dan kukus dengan durasi waktu 10 menit. Kemudian tuang adonan adonan putih di atasnya, setelah itu kukus kembali dengan durasi waktu 10 menit.
  • Angkat, keluarkan kue talam dari sebuah cetakan. Sajikan selagi hangat

Clorot


Clorot berasal dari Purworejo. Jajanan pasar yang ini terbuat dari adonan tepung beras dan gula merah. Untuk memasaknya dibutuhkan ketrampilan dan ketelatenan yang cukup tinggi karena adonan tersebut dimasukan dalam sebuah wadah dari daun kelapa muda (janur kuning) yang dipilin melingkar membentuk  kerucut, kemudian di kukus.

Bahan untuk membuatan kue “Clorot”

  • Tepung sagu 50 gram
  • Tepung beras 50 gram
  • Gula merah 150 gr (iris halus)
  • Garam 1/4 sdt
  • Santan 250 ml
  • Air 100 ml
  • Daun janur
  • Lidi untuk menyemat

Corong Kue Clorot:

Gulung daun janur kearah atas dan pada bagian ujung bawah harus kecil dan rapat. Kamu lakukan penyematkan bagian mulut corong dengan lidi.

Cara Membuatnya,

  • Campurkan tepung sagu dan tepung beras dan ayaklah
  • Masak air dengan gula dan garam hingga larut, angkat dan saring.
  • Tambahkan santan ke dalam air gula, aduklah sampai rata
  • Masukkan sedikit demi sedikit jangan kebanyakan memberinya dan aduklah hingga rata serta licin.
  • Siapkan kukusan dengan sarangan yang mempunyai lubang besar atau bisa dengan ampas kelapa, alasi dengan daun pisang, tancapkan corong janur agar tegak
  • Isi corong dengan menggunakan adonan sampai penuh, kukuslah sekitar 15 menit dan matang, kemudian angkat.


Cenil


Cenil berasal dari Yogyakarta. Jajanan ini merupakan makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan ini bisa dibentuk bulat-bulat kecil atau kotak kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir.

Bahan membuat “Cenil”:

  • 250 gram tepung kanji
  • 1 sendok teh
  • 125 ml air putih
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/2 butir buah kelapa agak tua, lalu parut
  • 100 gram gula pasir
  • Pewarna makanan alami (sesuai selera)

Cara Membuatnya:

  • Buatlah taburan. Ambil kelapa parut, daun pandan dan juga garam, lalu kukus selama kurang lebih 15 menit, angkat dan sisihkan.
  • Selanjunya, masak 125 ml air putih sampai matang lalu didihkan. Ambil kurang lebih 1 sdm tepung kanji, larutkan dengan 2 sdm air dingin (es). Setelah tercampur masukkan saja ke dalam air mendidih tadi. Setelah tercampur masukkan saja ke dalam air mendidih , aduk rata terus sampai kental.
  • Masukkan sisa tepung kanji sedikit  ke dalam air, lalu aduk terus hingga rata dan airnya menjadi adonan yang kental dan sudah dapat dibentuk.
  • Jika kamu ingin tampilan menarik dan berwarna, ambil adonan tadi dan bagi menjadi beberapa bagian lalu dikasih pewarna sesuai selera kamu.
  • Setelah diberi warna, bentuk adonan panjang sebesar jari kelingking, kemudian sisihkan.
  • Masaklah 2 liter air dan rebus cenil tadi, setelah mengapung. Berarti tanda sudah matang, lalu angkat dan tiriskan.
  • Tahap akhir, kamu gulung-gulung saja cenil tadi di atas parutan kelapa.
  • Cenil, dapat kamu siapkan untuk disantap.

Wajik Kletik


Inilah varian lain dari kue wajik. Wajik kletik berasal dari Blitar. Wajik kletik juga memiliki bahan utama yang sama dengan wajik ketan yaitu beras ketan. Bedanya, wajik kletik dibungkus kecil-kecil menggunakan kulit jagung atau klobot. Kulit jagung akan disetrika supaya terbebas dari bakteri sehingga wajik menjadi lebih tahan lama.

Bahan membuat kue “Wajik Kletik”:

  • 250 gram ketan putih
  • 2 buah kelapa (pilih yang agak muda)
  • 1 kg gula putih
  • 2 bungkus agar-agar
  • 1 buah nanas
  • 1 sdt vanili
  • Kertas minyak potong segi empat (ukuran 10x10cm)

Cara Membuat Kue Wajik Kletik Yang Enak :

  • Ketan dimasak hingga lembek sisihkan.
  • Kelapa dan nanas diparut campurkan jadi satu, tambahkan gula putih, dan vanili lalu diremas remas sampai tercampur menjadi satu.
  • Lalu dimasak sambil selalu diaduk aduk agar tidak gosong, setelah setengah matang masukan ketan sambil diaduk terus menerus.
  • Dan kemudian masukanlah agar agar bubuk serta aduk terus sampaimenggumpal, jika sudang matang ciri-cirinya dipinggiran wajan terdapat warna putih-putih. Setelah itu angkat dan tiriskan.
  • Ambil 1 sendok  makan adonan, letakan diatas kertas minyak, bungkus dengan cara menyatukan setiap ujung kertas.

Jajanan Pasar Wajik


Kue wajik memiliki beberapa sebutan yang berbeda-beda di setiap tempat. Nama wajik sendiri lebih terkenal di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kue wajik di Sumatera disebut pulut manis. Wajik memiliki beberapa varian, namun yang terkenal adalah wajik ketan.

Wajik ketan terbuat dari beras ketan yang dikukus kemudian dimasak dengan campuran santan, dan gula merah hingga berminyak dan terasa lembut. Setelah wajik diangkat dari tempat pengolahan, wajik kemudian akan dibentuk atau diiris dalam bentuk belah ketupat atau jajar genjang.

Bentuk belah ketupat atau jajar genjang oleh orang Jawa biasa disebut bentuk wajik, oleh karena itu kue ini bernama wajik.

Bahan untuk membuat kue “Wajik”:

  • 400 gram ketan putih, cuci bersih dan tiriskan
  • 25 ml air panas
  • 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 250 gr gula merah, sisir halus
  • 3 lembar daun pandan
  •  ½ sdt garam

Cara membuatnya:

  • Kukus beras ketan selama 30 menit, setelah 15 menit buka penutup kukusan dan perciki ketan yang sedang dikukus dengan air panas.
  • Rebus santan dan gula merah hingga gula merah larut. Masukkan daun pandan dan garam. Aduk hingga santan meletup-letup, lalu matikanlah api.
  • Masukkan ketan kukus kedalam santan, masak sambil terus diaduk di atas api kecil, hingga santan mengering.
  • Tuang adonan ketan ke dalam loyang 20x20x4 cm yang telah dialasi dengan daun pisang. lalu dinginkan dan potong-potong.

Kue Ku


Kue Ku sebenarnya berasal dari negeri Tiongkok, namun kini populer di bumi nusantara, karena sering tampil sebagai pendamping tumpeng dan merupakan salah satu kue pengisi kue tampah.

“Ku”, adalah kata dalam bahasa Tionghoa dialek Hokkian, jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah Kura-Kura. Jadi jajanan pasar ini sebenarnya adalah Kue Kura-Kura, karena bentuknya yang menyerupai kura-kura.

Bahan kulit kue “Ku”:

  • 250 gram tepung ketan
  • 225 cc santan encer
  • 50 gram gula pasir
  • Garam secukupnya
  • Pewarna makanan, merah alami

Bahan Isi:

  • 250 gram kacang hijau
  • 125 gram gula pasir
  • 50 cc minyak sayur
  • 750 gram cc air
  • Garam (sesuai selera)

Cara membuatnya,

  • Langkah pertama yaitu membuat kulit kue, tepung ketan, santan encer, gula pasir dan garam secukupnya dicampur menjadi satu. Adonan ini diberi warna merah dan diaduk rata sampai dapat dibentuk.
  • Buat isi, kacang hijau kamu cuci dan rendam sebentar dengan air bersih. Kemudian rebus sampai agak lembut, lalu masukkan gula dan garam.
  • Bila airnya sudah berkurang, masukkan minyak sayur dan biarkan sampai airnya kering.
  • Adonan kulit tadi yang sudah dibuat bentuklah menjadi bulatan, bagian tengahnya diisi dengan adonan isi. Kemudian dibulatkan lagi. Bulatan ini dicetak/dipipihkan ke dalam cetakan.
  • Setelah berbentuk, bagian dasarnya dialasi daun pisang yang telah diolesi minyak. Kukus selama kurang lebih 15 menit. Setelah matang angkat dan sajikan di piring.

Kue Bugis Mandi


Disebut dengan kue bugis mandi karena ciri khas dari kue ini adalah dihidangkan bersama rendaman atau siraman saus santan yang kental. Selain dengan isian parutan kelapa, kacang hijau juga dapat menjadi pilihan untuk membuat kue bugis mandi aneka warna dengan cita rasa yang enak.

Bahan untuk Pembuatan kue “Bugis Mandi”:

Bahan Kulit:

  • 220 gram Tepung ketan
  • 200 cc santan dan butir kelapa
  • gula pasir 2 sendok makan (sesuai selera)

Bahan Isi:

  • 200 gram kelapa parut dan butir kelapa
  • 100 gram gula merah
  • 1 lembar daun Pandan

Bahan Siram

  • 100 gram Tepung Maizena
  • 700 cc santan kental
  • 1 sdt garam

Cara Membuatnya, Disini ada tiga tahapan dalam pembuatan kue bugis mandi,

1. Bahan Isi:

Campurlah kelapa parut dengan gula merah, daun pandan, air masak. Aduk rata dan beri tepung ketan, lalu angkat dan bikin adonan seperti kelereng untuk isi nya.

2. Bahan Kulit:

Campur dan bentuklah semua bahan sampai dapat membentuk Love, beri isi dan letakkan di loyang. Kukus 15 menit hingga matang, lalu diamkan.

3. Bahan Siram:

Masak semua bahan hingga matang. Lalu angkat, setelah itu siramkan ke atas kue yang diletakkan di tas plastik. Berikutnya sajikan. Dan kue bugis mandi siap kamu santap.

Kue Bugis Ketan


Kue bugis adalah salah satu jenis kue basah tradisional khas Sulawesi. Kue ini berbahan dasar parutan kelapa yang dipadukan dengan gula jawa dan bahan khas lainnya yang memberikan rasa lembut, enak, lezat dan manis ketika di gigit dan di makan. Di Jawa, makanan yang mirip dengan kue bugis adalah kue mendut.

Bahan utama:

  • 200 gr tepung beras ketan
  • 1/2 sendok teh garam halus
  • Gula tepung 2 sendok makan
  • Minyak goreng 1 sendok makan
  • Pewarna makanan hijau pandan secukupnya
  • 150 ml santan kental

Bahan isi :

  • Kelapa parut 100 gr
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 ml air
  • 60 gr gula merah
  • 2 sendok makan gula pasir

Cara Membuatnya,

  • Siapkan satu wadah untuk membuat adonan kue bugis.
  • Masukkan semua bahan kedalam wadah yang sudah disiapkan kecuali minyak dan santan.
  •  Aduk semua bahan yang dicampur hingga merata.
  • Tuang santan sedikit demi sedikit kedalam campuran tepung sambil diuleni dengan tangan hingga adonan kalis.
  • Tambahkan minyak goreng lalu aduk lagi hingga merata, sisihkan sejenak dulu.
  • Campurkan semua bahan isi lalu masak diatas api sedng sampai gula larut dan matang mengental.
  • Ambil adonan secukupnya lalu dipipihkan dan beri bahan isi secukupnya kemudian tutup rapat.
  • Bungkus dengan daun pisang lalu dikukus sampai matang, angkat dan sajikan.

Kue Dadar Gulung


Kue dadar gulung dapat digolongkan sebagai pancake. Kue ini  yang diisi dengan parutan kelapa yang dicampur dengan gula jawa cair. Isi ini disebut unti. Kulit dadar gulung berwarna hijau karena diberi pewarna daun suji.

Bahan untuk membuat kue “Dadar Gulung”:

  • 50 gram tepung ketan hitam
  • 125 gram tepung terigu
  • 1 butir telur
  • 1/2 sdt garam
  • 3 sdm minyak goreng

Bahan untuk isi:

  • 150 gram gula pasir
  • 1/2 butir kelapa setengah tua, kupas dan parut memanjang
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt vanili bubuk
  • 1 lembar daun pandan

Cara membuatnya,

  • Untuk bagian kulit, campur tepung terigu dan tepung ketan hitam dengan air, telur, dan garam. Aduk rata.
  • Tambahkan minyak goreng, aduk kembali hingga merata.
  • Panaskan wajan datar ukuran 20cm, olesi dengan sedikit minyak, buatlah dadar tipis lalu sisihkan.
  • Untuk bagian isinya kamu bisa menggunakan, campuran kelapa dengan gula pasir, vanili bubuk, garam dan daun pandan. Aduk rata dan kukus selama 15 menit.
  • Terakhir, ambilah selembar dadar tipis yang sudah kamu buat, lalu isi dengan 2 sdm bagian isi, kemudian gulung sampai membentuk seperti gambar diatas.
  • Dan kue dadar tersebut, siap disantap bersama keluarga dan kerabat.

Kue Bikang


Bikang adalah salah satu jenis kue yang dikenal luas di seluruh nusantara. Di Jawa khususnya Jawa Tengah banyak orang mengenal kue ini dengan nama Coro Bikang atau Coro Bikan. Jajanan pasar ini pada umumnya berwarna merah muda, hijau, putih dan coklat yang berbentuk bundar dan seperti mengembang di tengahnya.

Bahan untuk membuat kue “Bikang”:

  • Pewarna makanan sesuai selera (merah atau hijau)
  • Tepung beras sebanyak 340 gram
  • Gula pasir sebanyak 150 gram
  • Garam sebanyak 1 ½ sdt
  • Santan sebanyak 700 ml
  • Tepung terigu sebanyak 50 gram
  • Santan sebanyak 100 ml (bahan olesannya)

Cara membuatnya,

  • Resep kue bikang ini dimulai dengan membuat biangnya terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan memasak tepung beras dan santan sampai mendidih. Ketika dimasak jangan lupa untuk mengaduk-aduk.
  • Biang yang masih panas tersebut kemudian dicampurkan dengan tepung beras, tepung terigu, gula, dan garam. Kemudian aduk dengan menggunakan sendok kayu. Sambil diaduk, adonan juga ditepuk-tepuk.
  • Jika adonan sudah mulai hangat, tuang santan lalu diuleni. Kemudian selama 30 menit, adonan ditepuk-tepuk.
  • Ambil 2 sdm adonan kemudian beri pewarna merah. Selanjutnya ambil lagi sesuai selera dan beri pewarna hijau. Setelah rata, kemudian sisihkan.
  • Olesi cetakan kemudian panaskan selama kurang lebih 1 jam. Jangan lupa untuk menamburi dengan kelapa parut.
  • Tuangkan adonan yang tidak berwarna ke dalam cetakan hingga memenuhi 3/4 . Setelah itu baru masukkan adonan yang berwarna.
  • Kemudian panggang kue bikang sampai memiliki pori-pori. Setelah kue sudah merekah, angkat.
  • Jangan lupa untuk mengolesi kue dengan menggunakan santan.

Nagasari



Nagasari terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Rasanya agak manis dan sangat lembut ketika digigit.

Bahan-bahan untuk membuat kue nagasari:

  • Tepung beras 250 gram
  • Tepung tapioka 100 gram
  • pisang raja 5 buah, kupas dan dipotong sesuai selera
  • santan kental 700 ml
  • gula pasir 250 gram
  • daun pandan secukupnya
  • daun pisang secukupnya, ini untuk membungkus

Cara membuatnya:

  • Masukkan santan dengan tambahan daun pandan dan gula, tunggu sampai meleleh.
  • Masukkan tepung beras yang telah dilarutkan dengan air ke dalam santan yang sudah masak dengan menggunakan api yang kecil.
  • Aduk hingga menjadi setengah matang. Jika bahan sudah terlihat mengental segera diangkat.
  • Siapkan daun pisang yang sudah dipotong-potong, ambil beberapa sendok adonan, sisipi dengan pisang lalu ditumbuk kembali dengan adonan. Kemudian di bungkus dengan rapi dan lipat bagian ujung daun.
  • Ulangi terus sampai adonan habis.
  • Kemudian kukuslah adonan selama 45 menit, jika sudah matang lalu angkat dan siap disajikan.

Jajanan Pasar Lemper



Lemper terbuat dari ketan yang dikukus dan biasanya berisi abon atau cincangan daging ayam, dan dibungkus menggunakan daun pisang. Jajanan ini terkenal di seluruh Indonesia sebagai pengganjal perut sebelum memasuki tahap makan besar.

Cara membuat lemper ketan isi Abon sapi/ayam:

  • 200 gram beras ketan (sebelumnya untuk direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 1 jam kemudian di tiriskan)
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai
  • 3/4 sendok teh garam
  • daun pisang untuk bungkusnya 125 santan dari 1/4 butir kelapa

Bahan isi dari lemper:

  • 2 buah paha ayam atas bawah
  • 500 ml air
  • 1 batang serai (sebelumnya yang putihnya diambil dan dimemarkan)
  • 2 lembar daun salam
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica
  • 100 ml santan dari 1/4 butir kelapa
  • 1/2 sendok teh gula pasir

bumbu halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 3 butir kemiri, disangrai

Cara membuat lemper:

  • Rebus ayam dan air hingga matang. setelah itu angkat ayam kemudian di sawir-sawir dagingnya dan ukur 250 ml air kaldunya.
  • Campurkan ayam, bumbu halus, serai, merica bubuk, daun salam, gula pasir dan garam dan aduk hingga merata. setelah itu tuangkan air kaldunya lalu masak hingga mendidih. Kemudian tuangkan santan, lalu masak hingga meresap. jika sudah kemudian didinginkan. (ini proses membuat isinya)
  • Selanjutnya rebus santan, serai, daun salam dan garam hingga mendidih, kemudian matikan apinya. Masukkan beras ketan masak hingga meresap, kemudian angkat dan di kukus kurang lebih 30 menit hingga matang.
  • Terakhir, ambil sedikit ketan kemudian dipipihkan dan diberi isinya dan dibentuk menjadi lonjong (sesuai selera masing-masing), setelah itu bungkus dengan daun pisang. Lemper pun siap untuk disajikan.

Kue Putu Ayu



Kreativitas kuliner telah melahirkan kue putu ayu. Dibandingkan denan kue putu, kue putu ayu bisa tahan lebih lama dan biasa dijual di banyak toko kue. Kue putu ayu dicetak dalam cetakan yang membentuk seperti bunga. Penampilannya dan warnanya yang cantik menjadi dasar namanya, putu ayu.

Tekstur dan rasanya agak beda dengan putu bambu. Putu bambu lebih “kepyar” (mudah tercerai-berai), sedangkan putu ayu lebih padu dengan tekstur mirip kue bolu. Kebanyakan putu ayu dibuat dari campuran tepung beras dan tepung ketan.

Kue putu ayu ini sangat mirip dengan kue putu cangkir yang populer di Makassar dan Gowa. Bedanya, putu cangkir biasanya tidak diwarnai, dan selalu dibuat langsung berdasarkan pesanan.

Dari segi tekstur, putu cangkir lebih mirip putu bambu karena sama-sama dibuat dari tepung beras. Hanya cetakannya saja yang berbentuk seperti cangkir, bukan ruas bambu.

Resep putu ayu bahan untuk membuat:

  • 200 gram gula pasir
  • 200 gram tepung terigu
  • 2 butir telur
  • 1 sendok teh cake emulsifier
  • 1/2 sendok teh garam halus
  • perwarna makanan hijau pandan secukupnya
  • kelapa parut secukupnya

Cara membuat kue putu ayu:

  • Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier sampai mengembang dan terlihat pucat dengan mixer dengan kecepatantinggi.
  • Pelankan kecepatan mixer dan masukkan tepung terigu sambil terus diaduk.
  • Tuangkan santan sedikit demi sedikit dan aduk hingga merata.
  • Tambahkan dengan beberapa tetes pewarna makanan ke dalam adonan dan aduk sampai merata
  • Campurkan kelapa parut dengan garam dalam satu wadah, aduk hingga merata. masukkan ke dalam cetakan kemudian ditekan hingga memadat.Tuangkan adonan kue putu ayu ke dalam cetakan diatas kelapa parut sampai penuh.
  • Kukus adonan selama 20 menit sampai matang dan empuk.
  • Angkat dan siap untuk disajikan.

Kue Putu


Kue putu merupakan kue yang berisi gula jawa dan parutan kelapa, tepung beras butiran kasar. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan dan dijual pada saat matahari terbenam sampai larut malam. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi bagi pedagang yang berjualan. Kebanyakan warna dari kue putu ini adalah putih dan hijau.

Bahan yang perlu disiapkan:

  • 375 gram tepung beras
  • 125 gram gula merah, iris dengan tipis
  • 300 ml air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/2 sendok teh perwarna hijau
  • 150 gram kelapa parut, kukus dengan campurang garam

Cara membuat kue putu:

  • Rebus air bersama garam, daun pandan dan perwarna hijau sampai mendidih, kemudian biarkan sampai menghangat.
  • Kemudian tuangi ke dalam tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan tangan hingga menjadi butir-butir halus.
  • Siapkan saringan kasar, masukkan adonan tepung dan gosok-gosokkan hingga adonan menjadi butiran halus, kemudian ditampung.
  • Ambil cawan dengan ukuran 30 ml , tuangkan 1/2 makan adonan tepung, lubangi bagian tengah dengan jari telunjuk, masukkan gula merah dan ditutup dengan 1/2 sendok makan tetapi jangan ditekan.
  • Balikkan cetakan berisi adonan ke atas loyang datar dengan beralaskan daun pisang, angkat cetakannya dan atur jarak adonan yang sudah dicetak dan jangan sampai berdekatan.
  • Kukus denga api besar selama 10 menit, angkat dan sajikan dengan taburan kelapa.
  • Jika menggunakan bambu, masukkan sepotong kecil daun pisang sebagai alas cetakan isi dengan tepung dan gula. Kukus dengan posisi berdiri di atas lubang-lubang kukusan (seperti di gambar).

Jajanan Pasar Lumpia


Lumpia dikenal sebagai makanan khas Semarang. Makanan ini berupa lembaran tipis dari tepung gandum yang dijadikan kulit lalu digunakan sebagai pembungkus isian yang dapat berupa rebung, telur, sayuran segar, daging, atau makanan laut. Makanan ini dibuat dengan cara digoreng dan biasanya disajikan bersama saus atau cabai.

Bahan untuk membuat kulit lumpia:

  • 400 gram tepung terigu
  • 325 ml air
  • 1 butir telur ayam yang sudah dikocok
  • 1 sendok makan air kapur sirih
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • Garam secukupnya

Bahan untuk isi dalam lumpia:

  • 150 gram daging ayam cincang
  • 100 gram taoge yang telah disiangi
  • 75 gram wortel, iris dengan bentuk seperti batang korek api
  • 4 siung bawang merah
  • 2 sendok makan untuk menumis
  • 1 sendok makan daun bawang, potong kecil
  • 1/4 sendok teh bubuk merica
  • 1/2 sendok makan kecap manis
  • garam secukupnya
  • 4 siung bawang putih, cincang sampai halus

Cara membuat kulitnya:

  • Campurkan air, garam dan air kapur sirih kemudian aduk dengan sampai merata.
  • Kemudian masukkan tepung terigu kedalam adonan, lalu tuangkan aor campuran ke atas tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata.
  • Masukkan telur dan diuleni hingga adonan tercampur roti.
  • Masukkan juga minyak goreng dan diuleni kembali sampai merata, diamkan selama kurang lebih 30 menit.
  • Panaskan dengan teflon, kemudian tuangkan adonan hingga merata keatas teflon selagi hangat, masak hingga adonan dapat dilepas.
  • Kulit lumpia siap untuk digunakan.

Cara membuat isinya:

  • Panaskan minyak goreng terlebih dahulu, kemudian tumislah bawang merah dan bawang putih terlebih dahulu sampai tercium bau harum, kemudian masukkan ayam cincang dan aduk-aduk hingga merata.
  • Campurkan wortel hingga matang, tambahkan taoge dan aduk hingga merata.
  • Masukkan saus tiram, kecap manis, gula pasir, bubuk merica dan garam, kemudian aduk hingga merata dan bumbu meresap dan tercampur rata. Jika sudah kemudian angkat.
  • Siapkan kulit lumpia kemudian taburi dengan 2 sendok bahan isian yang sudah matang. Gulung lumpia dan rekatkan dengan putih telur.
  • Panaskan minyak goreng dan gorenglah lumpia hingga kulit lumpia kering dan berwarna coklat, angkat dan tiriskan.

Lumpia siap untuk disajikan.

Getuk Lindri


Getuk lindri adalah varian dari getuk biasa. Dibuat dengan cara singkong digiling halus dengan gula pasir, dibubuhi pewarna makanan dan vanili dan setelah itu dicetak kecil-kecil memanjang dan dirapatkan memanjang ini serupa dengan mie hingga berbentuk memajang dengan ketebalan sekitar 2cm lebar 4cm, setelah itu dipotong-potong berbentuk panjang sekitar 5cm dan lebar 4cm.

Penasaran dengan cara membuat getuk lindri. Langsung saja berikut ini adalah resepnya.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 kg singkong dengan kualitas yang baik
  • 1 sendok teh garam dapur
  • 300 gram gula pasir
  • pewarna makanan

Bahan untuk taburannya:

  • 1 buah kelapa yang diparut dengan halus
  • 1/2 sendok teh garam halus

Cara membuatnya:

  • Kupas kulit singkong terlebih dahulu, kemudian cuci singkong dengan air hingga bersih.
  • Potong-potong singkong yang sudah dicuci hingga bersih sesuai selera, biasanya 4-5 cm.
  • Kemudian rebuslah singkong dalam air yang mendidih sampai matang dan empuk, tiriskan dan didinginkan.
  • Lumatkan singkong dengan cara ditumbuk.
  • Masukkan gula pasir dan garam dan campur hingga merata.
  • Bagi adonan singkong menjadi beberapa bagian, kemudian campurlah dengan pewarna makanan secukupnya. Aduk hingga merata.Cetak adonan singkong yang sudah berwarna dengan cetakan getuk lidri.
  • Campurkan dengan parutan kelapa dan garam kemudian dikukus sebentar.
  • Sajikan getuk lidri dengan kelapa parut.

Getuk lidri siap untuk dinikmati.

Getuk


Getuk berbahan utama ketela pohon atau singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pembuatan getuk dimulai dari singkong di kupas kemudian kukus atau perebusan, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling lalu diberi pemanis gula dan pewarna makanan. Untuk penghidangan biasanya ditaburi dengan parutan buah kelapa.

Cara membuat getuk tergolong mudah, karena hanya dengan merebus singkong, kemudian tambahkan garam dan gula yang kemudian dilumatkan. Setelah itu bisa di tambahkan dengan pewarna makanan agar getuk terlihat lebih unik.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

  • 1/2 kg singkong, kemudian dikupas-kupas dan dipotong-potong
  • 1/2 buah kelapa, kemudian di parut dan kukus
  • 150 gram gula pasir atau gula jawa (Sesuai kebutuhan)
  • 1/2 sendok teh garam
  • Air untuk mengukus getuk
  • Perwarna (jika ingin getuk terlihat unik). Jika ingin warna getuk berwarna putih, maka sebaiknya gunakan gula pasir. Jika ingin warna merah sebaiknya gunakan gula merah atau gula jawa. Jika ingin berwarna hijau, gunakan perasan dari daun suji.

Cara membuatnya:

  • Kupaslah kulit singkong, kemudian cuci sampai bersih dan potong-potong dengan ukuran sekitar 5 cm.
  • Rebuslah singkong hingga matang, biarkan sampai uapnya menghilang.
  • Campurkan singkong dengan garam dan gula, kemudian lumatkan.
  • Tambahkan sedikit pewarna (sesuai kebutuhan saja, kalau tidak perlu tidak apa-apa)
  • Sajikan dengan taburan parutan kelapa.

Kue Lapis Legit


Kue lapis legit adalah jenis kue basah yang bentuknya berlapis-lapis dengan aroma bumbu yang harum. Kue ini terbuat dari adonan tepung dan telur.

Membuat kue legit membutuhkan sebuah sedikit ketelitian dalam membuatnya, karena kue ini memiliki 3 lapisan yang setiap setiap lapisan tersebut cara masaknya berbeda.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue lapis legit:
  • 600 gram Orchid butter, kocok atau mentega
  • 300 gram gula pasir
  • 100 gram tepung terigu
  • 30 butir kuning telur
  • 3 sendok makan susu kental manis (mereknya terserah yang buat kue)
  • 1 sendok makan bumbu keu lapis (yang ini dapat dibeli di toko-roko kue dan supermarket)
  • 1/2 sendok vanila
Cara membuatnya:
  • Kocoklah kuning telur beserta gula dan banila hingga naik dan mengembang.
  • Kemudian masukkan bumbu kue lapis dan tepung terigu, lalu masukkan mentega atau orchid butter yang sudah dikocok terlebih dahulu.
  • Siapkan panggangan dengan suhu 200 derajat celcius.
  • Sambil menunggu pemanggang panas, gunakan loyang yang memiliki ukuran 20x20x8 cm. Jangan sampai lupa untuk mengolesi mentega pada dasar loyang agar tidak lengket.
  • Setelah siap, masukkan 3-4 sendok makan adonan kue lapis tersebut pemanggang selama 5 menit.
  • Jika kue lapis sudah berwarna kuning, poleslah loyang dengan mentega kocok, kemudian ditekan-tekan kue lapis tadi yang telah matang. Masukkan kembali 4-4 sendok makan kue lapis dan panggang kembali. Ulangi terus sampai adonan habis. Sediakan kertas kue untuk alas kue lapis yang sudah matang.
  • Loyang berisi kue lapis tadi dibalik di atas kertas kue tadi.
  • Potong-potong kue lapis sesuai selera.
  • Kue lapis siap untuk dihidangkan.
Inilah resep membuat kue lapis legit yang enak dan gurih.

Kue Lapis



Disebut kue lapis karena biasanya kue ini terdiri dari dua warna yang berlapis-lapis. Kue ini banyak ditemui di daerah-daerah di Indonesia. Kue ini dibuat dari tepung beras, tepung kanji, santan, gula pasir, garam dan pewarna.

Kue ini dikukus setiap lapisannya sebelum kemudian lapisan di atasnya ditambahkan. Pewarna yang digunakan untuk kue lapis bisa terdiri dari pewarna makanan buatan atau pewarna alami. Pewarna yang sering digunakan adalah pandan (hijau) dan sirup bunga mawar (merah).

Membuat kue lapis itu tidak ribet. Jika ingin membuat kue lapis yang enak, maka bahan-bahan yang harus disiapkan adalah:

  • Daun pandan sebanyak 3 lembar
  • Tepung sagu 75 gram
  • Pewarna makanan sesuai dengan selera masing-masing
  • Tepung beras 275 gram
  • Garam sebanyak 1/2 sendok teh
  • Gula pasir 300 gram
  • Santan 1 liter
Cara membuatnya:

  • Rebus santan dengan ditambahkan dengan daun pandan dan garam, kemudian aduklah hingga mendidih lalu angkat dan biarkan sampai menjadi hangat.
  • Campurkan tepung beras, tepung sagu dan gula pasir dalam satu tempat. Aduklah hingga merata.
  • Tuangkan santan secara perlahan sedikit demi sedikit sambil di aduk sampai adonan menjadi encer.
  • Bagi adonan menjadi 3 bagian, kemudian beri pewarna makanan sesuai selera dan sisakan satu untuk tanpa diberi pewarna.
  • Oleskan minyak pada loyang dan tuangkan adonan pertama, kemudian dikukus hingga mulai mengeras. Lanjutkan kembali dengan menuangkan adonan kedua kemudian kukus lagi, terus hingga adonan habis.
  • Langkah terakhir adalah kukus hingga matang, kurang lebih sekitar setengah jam, kemudian angkat dan didinginkan.
  • Kemungkinan agak ribet dalam prosesnya, tapi memang seperti itu caranya. Jika tidak dikukus berkali-kali maka tidak akan jadi kue lapis dengan warna yang berlapis-lapis.

Kue Mangkok


Kue mangkok adalah penganan yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu dan tapai singkong yang dimasak dengan cara dikukus. Bentuknya seperti mangkok dan mekar pada ujungnya. Kue yang biasa dijual di pasar tradisional ini diperkenalkan oleh imigran dari Tiongkok selatan, yang kemudian mengalami indigenisasi.

Cara membuat kue manggkok, pertama rebus air dan gula sampai larut. Campurkan tepung beras, tepung terigu dan tape singkong halus, kemudian masukan air gula ke dalam  adonan, tambahkan baking powder dan aduk sampai rata.

Masukan adonan ke dalam cetakan dan kukus selama kurang lebih 10 menit. Setelah matang keluarkan kue dari cetakan dan hidangkan selagi hangat.